14 Juta Bidang Tanah di Jateng Sudah Bersertifikat

- Kamis, 17 Juni 2021 | 16:20 WIB
Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes, Juarin Jaka Sulistyo menyerahka sertifikat program PTSL Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Grand Dian Hotel Brebes, Kamis (17/6), foto / Bayu Setiawan
Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes, Juarin Jaka Sulistyo menyerahka sertifikat program PTSL Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Grand Dian Hotel Brebes, Kamis (17/6), foto / Bayu Setiawan

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Sekitar 14 juta bidang tanah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) hingga saat ini sudah bersertifikat.

Sehingga, dari total 21 juta bidang tanah di Jateng, kini tinggal tersisa sekitar 7 juta bidang tanah yang belum memiliki sertifikat.

"Di Jateng totalnya ada sebanyak 21 juta bidang tanah. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 14 juta bidang tanah yang sudah bersertifikat, dan sisanya ada sekitar 7 juta bidang tanah yang belum memiliki sertifikat," ungkap Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jateng, Embun Sari, usai kegiatan Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Grand Dian Hotel Brebes, Kamis (17/6).

Baca Juga: Dewa Budjana Buat Lagu untuk Penyemangat Aria Baron Sembuh dari Covid-19

Dia mengatakan, Program Strategis Kementerian ATR/BPN, berupa Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) saat ini terus disosialisasikan ke masyarakat. Harapannya, dari target 21 juta bidang tanah di Jateng itu, bisa segera terlealisasikan.

"Tahun ini, kita dapat program PTSL sebanyak 2 juta bidang tanah. Sehingga dari sisa 7 juta bidang tanah akan tersisa 5 juta lagi. Kalau tiap tahun dapat program PTSL 2 juta, maka dalam beberapa tahun ke depan, target 21 juta bidang tanah bisa bersertifikat semua," jelasnya didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes, Juarin Jaka Sulistyo.

Menurut dia, target tahun ini sebanyak 2 juta bidang tanah di Jateng, merupakan tertinggi di Indonesia.

Baca Juga: Dorong Masyarakat Aktif Awasi Proyek Fisik, Pemkab Brebes Luncurkan Aplikasi SIAPBang

Dari total target tersebut didistribusikan untuk 35 kabupaten/kota yang ada. "Jadi target kita adalah Desa Lengkap. Artinya, jika sebuah desa ditetapkan PTSL berarti harus semua bidang tersertifikatkan tanpa terkdcuali. Jadi tidak milih-milih," terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, , bidang tanah milik siapapun wajid disertifikatkan. Karena itu, pihaknya optimistis target 2 juta bidang tanah bisa terealisasikan. Apalagi, saat ini sudah tercapai 50 persen lebih.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Terkini

X