Calon Haji Kota Tegal Masuk Kloter Sapu Jagad

- Senin, 30 Mei 2022 | 15:33 WIB
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal, Fathul Himam, memberikan keterangan kepada wartawan saat ditemui di Sekolah Terminal Sakila Kerti, belum lama ini. (Haikal Adithya )
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal, Fathul Himam, memberikan keterangan kepada wartawan saat ditemui di Sekolah Terminal Sakila Kerti, belum lama ini. (Haikal Adithya )

TEGAL, suaramerdeka-pantura.com - Sebanyak 109 calon jemaah haji (calhaj) asal Kota Tegal, akan diberangkatkan pada 3 Juli 2022 mendatang. Mereka masuk dalam kelompok terbang (kloter) 43 atau kloter sapu jagad.

"Kuota haji tahun ini ada 108 orang. Namun, kita mendapat satu tambahan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Jadi total ada 109 orang. Kita masuk kloter 43 atau kloter sapu jagad bersama empat daerah lain," ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal, Fathul Himam baru-baru ini.

Menurut Fathul, para calon jemaah haji 2022 telah mengikuti bimbingan manasik pada Jumat, 27 Mei 2022 kemarin. Mereka mengikuti kegiatan melalui pelatihan ibadah haji.

Baca Juga: Bank Sampah Marga Jaya Rindang Kota Tegal Jajaki Kerjasama dengan Sea Soldier

Pembukaan pelatihan, lanjut Fathul, telah dibuka sejak Kamis (26/5/2022) kemarin. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan di Dinas Kesehatan pada Jumat (27/5/2022) dan KUA Kecamatan Tegal Timur dan Margadana pada Sabtu (28/5/2023).

"Pelatihan dari dinkes itu untuk mengedukasi para jemaah terkait antisipasi musim. Karena di iklim di Arab Saudi sangat fluktuatif. Kadang dingin, kemudian panas dan kadang juga mendadak hujan debu dan lainnya," ucap Fathul.

Salah satu upaya untuk mengantisipasi itu, para calon jemaah haji dianjurkan membawa krim dan masker. Sebab, jauh sebelum pandemi melanda, pemakaian masker sudah dianjurkan di Arab Saudi.

Baca Juga: Sejumlah ibu-ibu yang tergabung dalam Ikatan Istri Karyawan BPJamsostek, memborong produk lokal IKM Kota Tegal

Manfaatnya, masih kata Fathul, yakni untuk mencegah tertular penyakit maupun mengantisipasi penyakit yang disebabkan oleh cuaca, terutama debu.

"Jika jemaah tidak pakai masker, tidak menutup kemungkinan akan terserang batuk. Karena debunya masuk ke saluran pernafasan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Enam Rumah Warga Dukuhsalam Ludes Dilalap Api

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:59 WIB

Calon Haji Kota Tegal Masuk Kloter Sapu Jagad

Senin, 30 Mei 2022 | 15:33 WIB

Cegah PMK, Pasar Hewan Banjaranyar Tutup

Kamis, 26 Mei 2022 | 15:12 WIB
X