Perlu Keterlibatan Masyarakat untuk Turunkan Angka Stunting

- Selasa, 15 Juni 2021 | 12:03 WIB
Foto Ilustrasi, SM/Dok
Foto Ilustrasi, SM/Dok

YOGYAKARTA, suaramerdeka-pantura.com - Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting BKKBN Perwakilan DIY, Dr Yuni Hastutiningsih mengungkapkan salah satu strategi yakni menggandeng mitra swasta yang peduli dengan masa depan generasi Indonesia.

Menurutnya, tingginya stunting akibat pandemi Covid-19 membuat prihatin banyak pihak. Untuk itu, perlu strategi khusus untuk mengatasinya dan harus melibatkan banyak pihak, tidak hanya pemerintah. Selain itu, membangkitkan kearifan lokal yang sudah lama hidup dalam struktur sosial masyarakat.

''Kami melakukan proyek percontohan, membantu 18 keluarga tidak mampu di Dusun Bekelan, Bantul. Para ibu hamil mendapat pedampingan hingga usia bayi 1.000 hari. Kecuali pendampingan, ada bantuan dalam bentuk asupan makanan, minuman yang bergizi agar anak tidak stunting,'' tutur Yuni, kemarin.

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Kapolresta Banyumas Lakukan Perintahkan Jajarannya Lacak Warga Kudus

Pihaknya menggandeng Rotary Club Mataram yang memberi bantuan dalam proses pencegahan stunting. Ada upaya promotif yakni melakukan kampanye dan sosialisasi serta mengajak para remaja untuk peduli stunting. Mereka juga melakukan upaya preventif, mendampingi ibu hamil dan memberi bantuan.

Kearifan Lokal

Yuni menjelaskan lebih lanjut, timnya yang bekerja sama dengan mitra menggelar Great Babies Program juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif. Mereka berusaha supaya bayi-bayi yang lahir dalam situasi pandemi bisa tumbuh dan berkembang baik secara normal.

''Tim mengajak masyarakat setempat, PKK, perangkat desa dan para kader di desa untuk bersinergi. Mereka dapat menggerakkan kearifan lokal, bergotong royong, peduli pada tetangga yang tidak mampu, saling perhatian. Inilah yang kami kuatkan karena pencegahan stunting sangat memerlukan kepedulian warga,'' papar Yuni.

Baca Juga: Menparekraf Dorong Lebih Banyak Pihak Berpartisipasi dalam Work From Bali

Pelaksana Tugas Kepala BKKBN Perwakilan DIY, MV Singgih Widanarto menambahkan perlu lompatan jauh ke depan mengatasi stunting. Keterbatasan SDM lapangan dari pemerintah menjadi tantangan. Di sinilah pentingnya menjalin kekuatan dengan mitra dan masyarakat.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Sumber: Suaramerdeka.com

Tags

Terkini

X