Diperlukan Peningkatan Pengelolaan Destinasi Wisata untuk Pemulihan Sektor Wisata

- Senin, 25 April 2022 | 15:41 WIB
BIMTEK: Kemeterian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan bimbingan teknis (bimtek) gerakan sadar wisata bagi masyarakat pelau pariwisata Kabupaten Tegal di Hotel Grand Dian Slawi, Kabupaten Tegal, Senin (25/4/2022). (Cessnasari )
BIMTEK: Kemeterian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan bimbingan teknis (bimtek) gerakan sadar wisata bagi masyarakat pelau pariwisata Kabupaten Tegal di Hotel Grand Dian Slawi, Kabupaten Tegal, Senin (25/4/2022). (Cessnasari )

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan bimbingan teknis (bimtek) gerakan sadar wisata bagi masyarakat pelaku pariwisata Kabupaten Tegal di Hotel Grand Dian Slawi, Kabupaten Tegal, Senin (25/4/2022).

Bimtek dengan tema “Peran Masyarakat Dalam Menerapkan Sadar Wisata” bertujuan untuk memberikan peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang penerapan Sapta Pesona , CHSE , pelayanan prima dan pengembangan potensi produk pariwisata bagi masyarakat pelaku pariwisata di daerah tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih yang sekaligus sebagai keynote speech dan pembicara Ricky Arswendi, yang merupakan pengajar Universitas Mercu Buana.

Baca Juga: PT PLN (Persero) UPT Purwokerto Berikan Bantuan TJSL kepada Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Lawangaji

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyampaikan, setelah terpuruk selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, pada tahun 2022 dimulai pemulihan bagi sektor pariwisata. Destinasi wisata-destinasi wisata nusantara termasuk di Kabupaten Tegal mulai menggeliat.

Menyambut pemulihan sektor pariwisata, Fikri menegaskan pentingnya peningkatan pengelolaan destinasi wisata. Peningkatan sumberdaya manusia pariwisata mutlak dilakukan dalam pengembangan tata kelola bidang pariwisata.

Pengembangan pariwisata sesuai prinsip pengelolaan pariwisata. Diantaranya dengan konsep 3A, yakni aksesbilitas, amenitas dan atraksi, sehingga destinasi wisata yang ditawarkan akan diminati banyak wisatawan.

Terkait aksesbilitas khususnya di Kabupaten Tegal, saat ini sudah ada kepedulian dan komitmen pemerintah pusat dengan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan-jalan menuju destinasi wisata seperti jalan menuju destinasi wisata Guci, Cacaban dan destinasi wisata yang lain.

Baca Juga: Jalur Pejagan-Purwokerto Rawan Macet di Pasar Linggapura Brebes

“Beberapa tempat yang nantinya jadi destinasi wisata harus disiapkan sekarang, baik infrastruktur fisik dan SDM, agar siap. Karena detsinasi wisata nasional unggulan sekalipun ternyata masyarakat tidak siap,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Mengenal Selandren, si Ratu Nanas Madu Pemalang

Senin, 28 November 2022 | 15:20 WIB

11 Tahun Hotel Regina, Bangkit Menjadi Terbaik

Sabtu, 12 November 2022 | 05:58 WIB

PHRI Mitra Pemkab dalam Membangun Pariwisata

Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:02 WIB

Coffe Trip Kenalkan Wisata Kopi Batang

Selasa, 29 Maret 2022 | 19:59 WIB

Grand Dian Sukses Bidik Pasar Bisnis Pekalongan

Senin, 28 Maret 2022 | 13:47 WIB

Ingin Awet Muda? Cobalah Datang ke Tempat Ini

Senin, 14 Februari 2022 | 16:11 WIB

Ingin Mendaki Gunung? Ini Tips Bagi Pendaki Pemula

Selasa, 8 Februari 2022 | 15:49 WIB

Lembah Rembulan, Tempat Mandi Para Bidadari

Selasa, 8 Februari 2022 | 15:06 WIB

Hampers Natal dan Goes di Horison Pekalongan

Selasa, 28 Desember 2021 | 13:44 WIB
X