Kendalikan Inflasi, Ini Strategi 4K yang Diimplementasikan Tujuh Daerah di eks Karesidenan Pekalongan

- Kamis, 24 November 2022 | 19:43 WIB
Kepala Perwakilan BI Tegal M Taufik Amrozy menunjukkan komitmen bersama yang telah ditandatangani tujuh kepala daerah dan perwakilan kepala daerah di eks karesidenan Pekalongan pada High Level Meeting di  Hotel Nirwana Pekalongan, Kamis (24/11). www.suaramerdeka-pantura.com/ Isnawati
Kepala Perwakilan BI Tegal M Taufik Amrozy menunjukkan komitmen bersama yang telah ditandatangani tujuh kepala daerah dan perwakilan kepala daerah di eks karesidenan Pekalongan pada High Level Meeting di Hotel Nirwana Pekalongan, Kamis (24/11). www.suaramerdeka-pantura.com/ Isnawati

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Program pengendalian inflasi yang dikemas dalam strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif sudah berjalan di tujuh kabupaten/ kota di eks karesidenan Pekalongan.

Implementasi strategi 4K tersebut dipaparkan kepala daerah dan perwakilan kepala daerah di tujuh kabupaten/ kota di eks karesidenan Pekalongan pada High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) eks-Karesidenan Pekalongan di Hotel Nirwana Pekalongan, Kamis (24/11).

Mereka adalah Bupati Tegal Umi Azizah, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin dan Wakil Bupati Brebes Narjo. Selain itu, Sekda Kota Tegal Sri Primawati Indraswari, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo.

Dari paparan yang mereka sampaikan, hampir semua kabupaten/ kota telah melaksanakan operasi pasar atau pasar murah. Bahkan di Kota Tegal, pasar murah digelar selama lima kali. Selain itu, kabupaten/ kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar untuk memantau perkembangan harga bahan pokok.

“Selain SiHati (Sistem Informasi Harga dan Komoditi Provinsi Jawa Tengah), kami punya SimPASAR (sistem informasi manajemen pasar rakyat). Setiap hari, masing-masing pasar menyampaikan harga melalui simPASAR,” kata Umi.

Beberapa daerah juga sudah mengalokasikan 2 persen dari anggaran dana alokasi khusus (DAU) untuk mengatasi inflasi melalui bantuan sosial (bansos).

Strategi 4K lainnya yang telah diimplementasikan di antaranya urban farming dan menggiatkan pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk menjaga ketahanan pangan seperti dilakukan Kabupaten Brebes. Selain itu, Kabupaten Pekalongan menggelar Pasar Mitra Tani setiap hari Jumat.

Sementara itu, Kabupaten Batang menerbitkan surat edaran kepada seluruh desa untuk melaksanakan penanaman pangan cepat panen secara serentak di semua pekarangan. Selain itu, perbaikan jalan kabupaten untuk kelancaran distribusi bahan pangan. “Agustus- September, inflasi sangat tinggi. Namun sekarang sudah cukup terkendali,” kata Lani.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Tegal Muhammad Taufik Amrozi mengatakan, berbagai upaya yang telah dilakukan tujuh daerah tersebut berkorelasi positif terhadap penurunan inflasi.

Inflasi di eks karesidenan Pekalongan yang diwakili Kota Tegal,  pada Oktober 2022 mengalami deflasi sebesar 0,07 persen (month to month, mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi sebesar 1,09 persen (mtm). Hal ini mendorong penurunan inflasi tahunan Kota Tegal menjadi 6,63 persen (yoy) setelah pada bulan sebelumnya sebesar 7,18 persen (yoy).

“Ke depan, upaya-upaya ini akan dipertajam. Kerja sama antar daerah perlu didorong untuk lebih masif lagi, terutama komoditas penyumbang inflasi untuk menjaga pasokan. Karena ini bisa mempertemukan daerah surplus dan defisit. Selain itu, data akan diperkuat untuk melengkapi daerah mana yang surplus dan defisit,” papar Taufik.

Pada acara tersebut, BI menyerahkan program sosial tahun 2022 untuk eks karesidenan Pekalongan. Program sosial BI tersebut meliputi Rp 2,954 miliar untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), Rp 1,8 miliar untuk beasiswa dan Rp 527 juta untuk bencana/sosial.

Kegiatan High Level Meeting TPID hari itu dirangkai dengan operasi pasar murah di Kota Pekalongan untuk menjaga daya beli masyarakat. Operasi pasar murah juga digelar untuk penguatan koordinasi dan komunikasi dalam menjaga ekspektasi inflasi.

Selain itu digelar Temu Responden dengan tema “Manajemen Keuangan di Tengah Kenaikan Inflasi” sebagai bentuk apresiasi kepada responden survei yang senantiasa berkontribusi aktif dalam memberikan data dan informasi. Terdapat pula Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan untuk memperkuat ketahanan komoditas holtikultura dan pasokan pangan strategis.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Ratusan Pelaku Usaha Terima Sertifikat Tanah

Minggu, 29 Januari 2023 | 14:47 WIB

Angka Pengangguran di Pemalang Menurun

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:59 WIB

Dongkrak Ekonomi Brebes Dengan Digitalisasi

Rabu, 18 Januari 2023 | 19:01 WIB

Produsen Kue Keranjang Mulai Kebanjiran Order

Jumat, 13 Januari 2023 | 05:54 WIB

PT LKM BKD Pemalang Lampaui Target Untung 10%

Jumat, 30 Desember 2022 | 17:08 WIB

Perumda Tirta Mulia Masuk Mall Pelayanan Publik

Rabu, 21 Desember 2022 | 15:42 WIB

Perumda Tirta Mulia Pemalang Raih Top Digital Awards

Jumat, 16 Desember 2022 | 15:02 WIB

Lapakemane Brebes Berguru Ke Tuka Tuku Purbalingga

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:53 WIB
X