Operasi Pasar Murah di Tegal Berhasil Tekan Inflasi

- Kamis, 17 November 2022 | 14:15 WIB
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, secara simbolis menyerahkan paket sembako pada acara Operasi Pasar Murah TPID Kota Tegal, di Pendopo Kecamatan Tegal Barat, Kamis (17/11/2022). (Haikal Adithya )
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, secara simbolis menyerahkan paket sembako pada acara Operasi Pasar Murah TPID Kota Tegal, di Pendopo Kecamatan Tegal Barat, Kamis (17/11/2022). (Haikal Adithya )

TEGAL, suaramerdeka-pantura.com - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal, berhasil menekan laju inflasi setelah gencar melakukan operasi pasar murah sejak September 2022 lalu.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Dodi Nugraha mengatakan, pada Oktober Kota Tegal mengalami deflasi sebesar 0,07 persen (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi sebesar 1,09 persen (mtm).

Hal ini mendorong penurunan inflasi tahunan Kota Tegal menjadi 6,63 persen (yoy) setelah pada bulan sebelumnya sebesar 7,18 persen (yoy).

"Penurunan inflasi ini tidak lepas dari upaya konkrit TIPD Kota Tegal melalui beberapa program unggulan," ucap Dodi disela kegiatan Operasi Pasar Murah di Pendopo Kecamatan Tegal Barat, Kamis (17/11/2022).

Baca Juga: Resmi Dilantik, Dedy Yon Nantikan Aksi Nyata KADIN Kota Tegal

Adapun sederet program yang telah dilakukan TPID meliputi, Operasi Pasar Murah sejak bulan September hingga saat ini, inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan distributor dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak kenaikan BBM.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya menyebut bahwa operasi pasar murah dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok yang harga murah di bawah harga pasaran, diharapkan dapat menurunkan harga kebutuhan pokok yang tentunya berdampak terhadap penurunan angka inflasi yang masih tinggi.

"Sejak September kita gencarkan operasi pasar murah. Jika dua kegiatan kita lakukan di pasar tradisional, kini kita menyasar ke masyarakat langsung melalui kecamatan-kecamatan," bebernya.

Baca Juga: Insan PNM Mendukung UMKM Indonesia Naik Kelas

Di tempat yang sama, Kepala Bulog Cabang Pekalongan, Ramadin Ruding mengutarakan, ketersediaan stok kebutuhan pokok seperti beras, gula hingga minyak masih aman hingga beberapa bulan ke depan.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada masyarakat agar tidak panik dengan ketersediaan kebutuhan pokok. Pihaknya juga menyatakan siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menekan angka inflasi.

"Stok gula masih di atas 20 ribu ton dan stok minyak di atas 20 ribu liter. Sedangkan beras medium, stok kita masih ada sekitar 10 ribu ton dan beras premium 3.000 ton," jelasnya.

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Ratusan Pelaku Usaha Terima Sertifikat Tanah

Minggu, 29 Januari 2023 | 14:47 WIB

Angka Pengangguran di Pemalang Menurun

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:59 WIB

Dongkrak Ekonomi Brebes Dengan Digitalisasi

Rabu, 18 Januari 2023 | 19:01 WIB

Produsen Kue Keranjang Mulai Kebanjiran Order

Jumat, 13 Januari 2023 | 05:54 WIB

PT LKM BKD Pemalang Lampaui Target Untung 10%

Jumat, 30 Desember 2022 | 17:08 WIB

Perumda Tirta Mulia Masuk Mall Pelayanan Publik

Rabu, 21 Desember 2022 | 15:42 WIB

Perumda Tirta Mulia Pemalang Raih Top Digital Awards

Jumat, 16 Desember 2022 | 15:02 WIB

Lapakemane Brebes Berguru Ke Tuka Tuku Purbalingga

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:53 WIB
X