Ratusan Warga Serbu Operasi Pasar Murah di Gebyar Fun Bike TNI

- Minggu, 9 Oktober 2022 | 09:54 WIB
MENGANTRI: Ratusan warga mengantri membeli sembako murah pada kegiatan operasi pasar murah yang digelar Pemkab Tegal dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal bersamaan dengan Gebyar Fun Bike Kebangsaan dalam rangka HUT ke-77 TNI di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Jumat (7/10/2022). (Cessnasari )
MENGANTRI: Ratusan warga mengantri membeli sembako murah pada kegiatan operasi pasar murah yang digelar Pemkab Tegal dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal bersamaan dengan Gebyar Fun Bike Kebangsaan dalam rangka HUT ke-77 TNI di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Jumat (7/10/2022). (Cessnasari )

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com - Ratusan warga menyerbu operasi pasar murah yang digelar Pemkab Tegal dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Jumat (7/10/2022) siang.

Operasi pasar murah yang digelar  bersamaan dengan kegiatan gebyar fun bike kebangsaaan dalam rangka peringatan HUT ke-77 TNI tersebut, KPw BI Tegal menyediakan 500 kupon yang dapat digunakan untuk membeli sembako dengan harga di bawah pasaran.

Dalam kegiatan itu,  beras premium kemasan 5 kg dijual dengan harga  Rp 42.000, beras medium kemasan 5 kg dijual Rp 35.000,  gula manis Kita Rp 10.000/kg, gula polos Rp 9.500/kg dan  minyak goreng Rp 9.500/pouch ukuran 1 liter.  

Secara simbolik Bupati  Tegal Umi Azizah didampingi Deputi Kepala Perwakilan BI Tegal Dodi Nugraha menyerahkan paket sembako murah kepada warga.

Dodi Nugraha menyebutkan, operasi pasar di Kabupaten Tegal tersebut merupakan kegiatan kedua setelah Kota Tegal.

Baca Juga: 250 Atlet Tarung Drajat Berlaga di Kejuaraan Kualifikasi Porprov Jateng

“Bank Indonesia bersinergi dengan TNI, Pemkab Tegal dan Bulog melaksanakan operasi pasar murah dalam rangka gerakan nasional pengendalian inflasi pangan,” sebutnya.

Dodi menyebutkan untuk mengendalikan inflasi dibutuhkan strong partnership dan strong commitment diantara seluruh elemen strategis, diantaranya dengan mengadakan  aksi operasi pasar, gerakan pasar murah serta kerjasama antar daerah.

Diharapkan kegiatan operasi pasar murah mampu menahan laju inflasi dan dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama pasca kenaikan BBM beberapa waktu lalu yang menyebabkan harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.

Dodi mengatakan, pada bulan September 2022 Kota Tegal mengalami inflasi sebesar 1,09 persen month to month (mtm), dengan inflasi kota tahunan (year to year) sebesar 7,18 persen.

Hal ini menyebabkan inflasi Kota Tegal masih diatas inflasi Jateng yang sebesar 6,40 persen dan inflasi nasional sebesar 5,95 persen.

Baca Juga: Pemerintah Kota Pekalongan dan DPRD Kota Pekalongan Setuju Bahas Raperda LPPL Batik TV dan Penanaman Modal

“Penyebab utama inflasi adalah dari kenaikan harga BBM . Ini harus diwaspadai dampaknya pada menurunkan daya beli masyarakat karena harga bahan pokok akan meningkat,” tuturnya.

Bupati Umi Azizah mengharapkan, operasi pasar murah tersebut sedikit bisa membantu masyarakat di tengah situasi yang sulit sekarang ini.

''Operasi pasar murah ini sebagai wujud ikhtiyar kita bersama untuk membantu masyarakat, dimana kita tahu saat ini kita dihadapkan dengan kenaikan harga bahan pangan, setidaknya ini bisa mengurangi beban mereka,” tutur Umi Azizah.  

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Ratusan Pelaku Usaha Terima Sertifikat Tanah

Minggu, 29 Januari 2023 | 14:47 WIB

Angka Pengangguran di Pemalang Menurun

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:59 WIB

Dongkrak Ekonomi Brebes Dengan Digitalisasi

Rabu, 18 Januari 2023 | 19:01 WIB

Produsen Kue Keranjang Mulai Kebanjiran Order

Jumat, 13 Januari 2023 | 05:54 WIB

PT LKM BKD Pemalang Lampaui Target Untung 10%

Jumat, 30 Desember 2022 | 17:08 WIB

Perumda Tirta Mulia Masuk Mall Pelayanan Publik

Rabu, 21 Desember 2022 | 15:42 WIB

Perumda Tirta Mulia Pemalang Raih Top Digital Awards

Jumat, 16 Desember 2022 | 15:02 WIB

Lapakemane Brebes Berguru Ke Tuka Tuku Purbalingga

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:53 WIB
X