Perluas Kepesertaan, BPJS Kesehatan Pekalongan Kolaborasi dengan Disnaker Batang

- Jumat, 2 September 2022 | 21:10 WIB
KERJASAMA : Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Sri Mugirahayu dan Kepala Disnaker Kabupaten Batang Suprapto menunjukkan draft perjanjian kerja sama tentang Perluasan Cakupan Kepesertaan dan Penegakan Hukum Program JKN pada Media Gathering, Jumat (2/9). Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Isnawati) (Picasa)
KERJASAMA : Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Sri Mugirahayu dan Kepala Disnaker Kabupaten Batang Suprapto menunjukkan draft perjanjian kerja sama tentang Perluasan Cakupan Kepesertaan dan Penegakan Hukum Program JKN pada Media Gathering, Jumat (2/9). Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Isnawati) (Picasa)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Cabang Pekalongan terus membangun kolaborasi untuk memperluas cakupan kepesertaan guna mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) pada 2024. Sebanyak 98 persen penduduk Indonesia ditargetkan terjamin program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada 2024 mendatang.

“Kita sedang menuju cakupan kepesertaan 98 persen pada 2024,” terang Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Sri Mugirahayu pada Media Gathering di Kedai Kopi Kaca Langit, Kabupaten Batang, Jumat (2/9).

Baca Juga: 223 Pekerja Informal Didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan

Dari empat kabupaten/kota di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, hingga Agustus tahun ini capaian kepesertaan JKN antara 83 hingga 86 persen. Sri Mugirahayu memaparkan, cakupan kepesertaan JKN Kota Pekalongan 86,18 persen (273.029 jiwa). Sementara itu, Kabupaten Batang 85,73 persen (702.109 jiwa), Kabupaten Pemalang 85,16 persen (1.313.212 jiwa) dan Kabupaten Pekalongan 83,7 persen (827.100 jiwa).

Untuk mengejar UHC pada 2024, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan terus bersinergi dengan berbagai pihak. Di antaranya dengan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang. Di sela-sela Media Gathering hari itu, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang tentang perluasan cakupan kepesertaan dan penegakan hukum program JKN.

Baca Juga: Paska Penyerahan SKK ke Kejaksaan, 14 Perusahaan Daftarkan Pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan

Sri Mugirahayu menjelaskan, penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN. Inpres tersebut merupakan upaya kolaborasi bersama untuk memastikan seluruh penduduk Indonesia terlindungi kesehatannya melalui program JKN.

“Kami melaksanakan Inpres Nomor 1 Tahun 2022, salah satunya dengan Dinas Ketenagakerjaan seperti hari ini, dan hampir semua kementerian dan jajarannya hingga daerah,” terangnya.

Baca Juga: Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Bayar Iuran Lewat Agen BRILink

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang Suprapto menjelaskan, setelah ditandatanganinya perjanjian kerja sama tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan terkait data peserta. “Semua pekerja penerima upah harus diikutsertakan dalam program JKN. Namun sampai saat ini, pekerja penerima upah yang didaftarkan dalam program JKN baru 74,2 persen,” terangnya.

Halaman:

Editor: Kuswandi SM

Tags

Terkini

Lapakemane Brebes Berguru Ke Tuka Tuku Purbalingga

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:53 WIB

Bumdesma Jaya Mandiri Miliki Gedung Pusat Niaga

Rabu, 30 November 2022 | 13:54 WIB

Dinas Pertanian Pemalang Gelar Bazar Pangan Murah

Minggu, 20 November 2022 | 16:37 WIB

Operasi Pasar Murah di Tegal Berhasil Tekan Inflasi

Kamis, 17 November 2022 | 14:15 WIB

Insan PNM Mendukung UMKM Indonesia Naik Kelas

Rabu, 16 November 2022 | 20:27 WIB

PNM Gelar Safety Riding dan Pembuatan SIM Serentak

Senin, 7 November 2022 | 16:30 WIB

Kerajianan asal Pemalang Tampil di Expo Inacraft 2022

Kamis, 27 Oktober 2022 | 17:28 WIB

TPID Kembali Gelar Operasi Pasar Murah untuk Warga

Senin, 24 Oktober 2022 | 16:57 WIB
X