Naik, Realisasi PPD 2021 Kabupaten Tegal Rp2,81 Triliun

- Senin, 7 Februari 2022 | 09:26 WIB
RAKOR - Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono,   membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Operasional Pendapatan   (POP) Daerah Triwulan Empat Tahun 2021, di Aula Badan  Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tegal, Rabu (26 Januari   2022). (Cessnasari)
RAKOR - Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Operasional Pendapatan (POP) Daerah Triwulan Empat Tahun 2021, di Aula Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tegal, Rabu (26 Januari 2022). (Cessnasari)

SLAWI - suaramerdeka.pantura.com - Realisasi Penerimaan Pendapatan Daerah (PPD) Kabupaten Tegal sampai akhir tahun 2021, mencapai Rp2,81 triliun, atau 102,42 persen dari target ditetapkan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, saat membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Operasional Pendapatan (POP) Daerah Triwulan Empat Tahun 2021, di Aula Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rabu (26 Januari 2022) pagi.

Dia mengungkapkan, dari target pendapatan daerah Kabupaten Tegal 2021 sebesar Rp2,75 triliun, realisasinya Rp2,81 triliun.

Baca Juga: Kundapil, Anggota DPR RI Bisri Romly Lakukan Pengecekan Jalannya Pelayanan Posbindu di Pekalongan

Pendapatan daerah ini lebih tinggi dari realisasi penerimaan pendapatan tahun 2020, yang mencapai Rp2,6 triliun. Atas pencapaian tersebut, Joko mengapresiasi kinerja jajarannya, yang bekerja optimal di tengah situasi pandemi Covid-19.

Meski pendapatan secara keseluruhan meningkat, pandemi Covid-19 yang puncaknya terjadi pertengahan 2021, dengan merebaknya varian Delta, berdampak menurunnya penerimaan pendapatan daerah.

Karena kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), yang membatasi mobilitas masyarakat seperti kegiatan wisata.

Baca Juga: 46 Siswa dan Guru MAN IC Pekalongan Positif Covid-19, Kapolres AKBP Wahyu Rohadi Lakukan Pengecekan ke Lokasi


Hal itu pula mengakibatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari sektor pariwisata mengalami penurunan, dari target awal Rp7,72 miliar, terealisasi Rp5,4 miliar atau 70 persen.

Penurunan pendapatan sejumlah sektor penerimaan, mendorong pihaknya melakukan evaluasi. Terutama
sektor yang mengalami penurunan tajam.

Halaman:

Editor: Moch Arifin

Tags

Terkini

Lapakemane Brebes Berguru Ke Tuka Tuku Purbalingga

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:53 WIB

Bumdesma Jaya Mandiri Miliki Gedung Pusat Niaga

Rabu, 30 November 2022 | 13:54 WIB

Dinas Pertanian Pemalang Gelar Bazar Pangan Murah

Minggu, 20 November 2022 | 16:37 WIB

Operasi Pasar Murah di Tegal Berhasil Tekan Inflasi

Kamis, 17 November 2022 | 14:15 WIB

Insan PNM Mendukung UMKM Indonesia Naik Kelas

Rabu, 16 November 2022 | 20:27 WIB

PNM Gelar Safety Riding dan Pembuatan SIM Serentak

Senin, 7 November 2022 | 16:30 WIB

Kerajianan asal Pemalang Tampil di Expo Inacraft 2022

Kamis, 27 Oktober 2022 | 17:28 WIB

TPID Kembali Gelar Operasi Pasar Murah untuk Warga

Senin, 24 Oktober 2022 | 16:57 WIB
X