Pembiayaan Ultra Mikro Atasi Permodalan UMKM

- Selasa, 8 Juni 2021 | 12:25 WIB
Sosialisasi Ultra Mikro: Pelaku UMKM di selatan Kabupaten Brebes mengikuti sosialisasi Sinergi Ultra Mikro di Hotel Anggraeni Bumiayu, Brebes. (Teguh Inpras Tribowo)
Sosialisasi Ultra Mikro: Pelaku UMKM di selatan Kabupaten Brebes mengikuti sosialisasi Sinergi Ultra Mikro di Hotel Anggraeni Bumiayu, Brebes. (Teguh Inpras Tribowo)

BUMIAYU, suaramerdeka-pantura.com- Anggota DPR M Prakosa mendukung pembentukan sinergi ekosistem BUMN Ultra Mikro untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam mengembangkan usahanya.

Hal itu disampaikan Prakosa pada Sosialisasi Sinergitas Ultra Mikro di Hotel Anggraeni Bumiayu, Brebes, Minggu (6/6). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (online dan offline) tersebut dihadiri pelaku UMKM di wilayah selatan Kabupaten Brebes.“Sinergitas ultra mikro (BRI, Pegadaian dan PNM) sangat kita dukung karena akan membantu dan menumbuhkembangkan usaha UMKM,” katanya.

Prakosa mengungkapkan, saat ini baru sekitar 20 persen dari 50 juta lebih pengusaha ultra mikro di Indonesia yang mendapatkan layanan dari institusi keuangan formal. Padahal, 80 persen segmentasi ekosistem ultra mikro didominasi oleh petani, pedagang pasar, pedagang keliling dan pekerja harian lepas. "Mereka adalah tulang punggung serta kunci pemulihan ekonomi nasional yang harus diselamatkan dari tekanan dampak pandemi Covid-19 ini," ujarnya.

Adanya sinergitas ini, pelaku UMKM akan terlayani dan bisa mengembangkan usahanya sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat. Kemudahan akses perbankan ini juga melepas ketergantungan para pelaku usaha kecil yang selama ini memanfaatkan layanan keuangan dari rentenir."Sinergi ini memastikan bunga pinjaman yang lebih rendah. Jadi bapak-ibu, silahkan manfatkan pembiayaan ultra mikro ini untuk pengembangan usaha,” ujar.

Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Pemuda Jipang juga menghadirkan Pimpinan Cabang BRI Bumiayu Steven Dwijaya, Nyoto Margono dari Pegadaian dan Rahmad Sadono dari Permodalan Nasional Madani (PNM). Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tujuan dan manfaat serta bagaimana mendapatkan pinjaman ultra mikro tersebut.

Salah seorang peserta sosialisasi, Rizal (40), berharap program pemerintah tersebut dapat segera direalisasikan karena memudahkan UMKM mengakses perbankkan. Pedagang makanan tersebut mengaku akan memanfaatkan pinjaman ultra mikro untuk modal pengembangan usahanya. "Selama ini saya selalu pinjam modal ke bank keliling," ujarnya.

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Pembiayaan Ultra Mikro Atasi Permodalan UMKM

Selasa, 8 Juni 2021 | 12:25 WIB
X