Kolaborasi UMKM dan Industri Kreatif, MES Pekalongan Jalin Kerjasama dengan ACO Malaysia

- Senin, 15 November 2021 | 22:44 WIB
Kolaborasi UMKM dan Industri Kreatif, MES Pekalongan Jalin Kerjasama dengan ACO Malaysia/foto/Kuswandi
Kolaborasi UMKM dan Industri Kreatif, MES Pekalongan Jalin Kerjasama dengan ACO Malaysia/foto/Kuswandi

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pekalongan menjalin kerjasama dengan Asean Co-Operative Organization (ACO) Malaysia, untuk mendorong kolaborasi UMKM dan industri kreatif antara kedua negara yakni Indonesia, secara khusus Pekalongan dengan Malaysia.

Jalinan nota kerjasama ditandai dengan penandatanganan MoU antara MES Pekalongan dengan ACO Malaysia di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Kamis 11 November 2021.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan nota kerjasama yang sama antara ACO Malaysia dengan tujuh institusi lainnya diantaranya BTM Muhammadiyah, PPNP Jawa Tengah, Batik Pesisir serta perguruan tinggi di wilayah Pekalongan.

Acara pembukaan dihadiri Walikota Pekalongan H Achmad Afzan Arslan Djunaid, Ketua PD MES Pekalongan H Achmad Su'ud, sejumlah Pengurus Daerah (PD) MES Pekalongan lainnya serta perwakilan institusi Perbankan maupun perguruan tinggi.

Baca Juga: IAKMI Bantu Tempat Pengolahan Sampah dan Ajar Santri Membuat Eco Enzym

Sementara dari Malaysia hadir, Faizul Dato Hanapi dari Asean Co-Operative Organization (ACO), Ade Azri Reza (CEO Travel4All Malaysia) dan H Ferry (Manager EasyUmrah Tanur Muthmainnah). Ketua I MES Pekalongan, Rinda Asytuti menyatakan, ACO Malaysia ini sama halnya seperti Kamar Dagang Indonesia (Kadin), dan keberadaan ACO sendiri langsung dibawah Perdana Menteri Malaysia.

Dikatakan, kerjasama ini diawali adanya pertemuan antara PM Malaysia Ismail Sabri Yakoob dengan Presiden Jokowi di Jakarta, Rabu 9 November 2021 lalu.

Maka dari itu, maka MES Pekalongan berinisiatif mengundang mereka untuk datang ke Pekalongan yang dikemas dengan konferensi sekaligus dilakukan penandatanganan nota kerjasama dengan Malaysia.

Baca Juga: Berdayakan Penyandang Disabilitas dengan Pelatihan Membuat Batik Ciprat

"Dari pertemuan di Jakarta itu lah, kita melihat ada peluang, maka ibaratnya kita "culik" (bawa-red) mereka ke Pekalongan, biar mengenalkan Pekalongan kepada dunia internasional, dalam hal ini Malaysia yang kebetulan serempun. Dan, UMKM maupun industri kreatif kita, selama pandemi Covid-19 agak merosot, maka kita ajak mereka ke Pekalongan," terang Rinda Asytuti.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sate Tegal Bisa Jadi Daya Tarik Nasional

Rabu, 29 September 2021 | 18:59 WIB
X